Total Tayangan Halaman

Jumat, 19 November 2010

Film "Takers"

Setelah beberapa hari bersemedi di kostan, siangnya setelah sholat Iedul Adha, kita pergi ke Cihampelas Walk (Ciwalk) buat nonton. Bingung juga mau nonton apa, habis aku sebenarnya seneng film drama yang jauh dari aksi kekerasan. Akhrinya diputuskan nonton film "Takers" yang temen-temen juga pada gak tau filmnya seperti apa, aku cuman berharap dalam hati, moga-moga filmnya gak serem.

Ternyata filmnya asyik juga, walau banyak juga adegan kekerasan. Ceritanya tentang 5 orang perampok yang selalu berhasil melakukan perampokan besar-besaran dengan teknik yang jitu. Biasanya dalam setahun mereka hanya merampok satu kali, namun tentu saja hasil yang mereka dapatkan dalam jumlah besar. Namun kali ini mereka dihadapkan pada masalah besar, dengan hadirnya rekan mereka yang baru keluar dari penjara. Temannya meminta mereka melakukan perampokan lagi dengan waktu perencanaan hanya 5 hari. Mereka ingin menolak, namun tidak bisa. Dari sinilah awal petakanya mulai, dan mereka harus kehilangan tiga orang sahabat terbaik mereka.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari film ini, walaupun mereka adalah perampok, tapi mereka sama seperti manusia lainnya yang memiliki hati nurani.Dalam merampok, mereka jarang melakukan pembunuhan, baik kepada korban maupun polisi. Mereka juga sangat menyayangi keluarga dan saling mengasihi antar teman sesama perampok. Hal ini sangat kontras dengan film maupun sinetron yang ada di Indonesia. Film atau sinetron Indonesia biasanya kalau ada tokoh yang jahat, jadi jahat sekali, padahal kalau difikir-fikir emangnya ada ya orang yang sejahat itu. Moga-moga kita bisa berubah ya.
with mb Rita sebelum nonton
Habis nonton, kita langsung makan di Bakso Malang Karapitan (BMK), padahal perut masih terasa kenyang baru ngabisin Coca Cola segelas ama Pop Corn satu kotak besar. Cuman takutnya ntar nyampe di kostan gak ada yang jual makanan. Aku ama mbak Rita nyobain menu Bakso Granat, dari namanya aku tahu ni makanan pasti pedes en nikmat, walau sebenarnya aku gak suka baso. Ternyata setelah dimakan emang serasa dibom ni perut. Pedes banget..... en so pasti pulang dalam keadaan perut kekenyangan...

Nyampe di rumah udah malem, niat di hati pengin ngerjain tugas, tapi ternyata ngantuk berat, jadinya langsung pules....zzzzzzzzzz................

Selanjutnya.....

Kamis, 18 November 2010

Sakinah Bersamamu

Aku termasuk salah satu penggemarnya Asma Nadia. Udah banyak bukunya yang aku baca, membuatku selalu terinspirasi dan termotivasi. Buku terbarunya yang aku beli yaitu "Sakinah Bersamamu",  berisi mengenai 17 cerita dalam rumah tangga serta  tips dan triks yang diberikan oleh mbak Asma untuk mengatasi setiap kejadian. Yang paling aku suka dari setiap karya mbak Asma yaitu puisi-puisi indah yang selalu menemani karya-karyanya.  Di sini aku mau nulis sebagian puisi-puisi yang ada di buku "Sakinah Bersamamu. Mbak Asma, izin ngutip puisi-puisinya ya... 


Cinta adalah bukanlah mencari pasangan yang sempurna
Wajib dibaca...:)
Tapi menerima pasangan kita dengan sempurna  

Jika kau tanya kenapa aku memilihmu, 
Itu karena Allah memberi cinta yang ditujukan kepadamu

Cinta yang kita punya tak ubahnya
sepasang tangan menengadah
Yang satu selalu menatap rindu kepada yang lain


Jika cinta enyah dari matamu, camkanlah!
Itu tak menghapus bayangmu sedikitpun
dari mimpi yang kupunya

Keseimbangan bukan didapat dengan kekuasaan
Keseimbangan didapat dengan kesadaran
untuk saling berbagi dan menerima

Bertemu denganmu, mimpiku menjadi kenyataan,
Bertemu dengan orang lain setelah kamu,
mimpiku yang jadi kenyataan berubah menjadi mimpi lagi

Selanjutnya.....

Rabu, 17 November 2010

Iedul Adha 1431 H

Iedul Adha kali ini terasa sangat beda, jauh dari keluarga dan dari makanan2 khas hari raya. Sedih, sepi,temen2 di kost ama temen kuliah pada banyak yang mudik. Kumandang takbir dari mulai tadi malam hingga pagi lebaran membuat rasa rindu makin tak terperi, terbayang satu persatu wajah orang terkasih.

Dinginnya pagi, membuatku malas keluar dari selimut, tapi bukankah hari ini hari spesial buat kita semua. Lagian aku tak mau ketinggalan untuk tidak dapat tempat sholat di DT. Kata Teh Oneng (yang jualan gorengan sore-sore), datengnya harus pagi, karena sholat udah dimulai pukul 06.30, cepet bener ya, kalau di Pekanbaru mulainya jam 07.15
Alhamdulillah aku ama mbak Rita, dapet tempat di depan, jadi bisa dengan jelas ngeliat ustad yang khutbah. Sayang bukan Aa Gym, padahal udah pengin banget ngeliat Aa secara langsung. Tapi Alhamdulillah pulangnya kita ketemu Teh Ninih, trus minta foto bareng. Seneng banget..... Ni foto kita bertiga, moga-moga lain waktu bisa foto bareng Aa juga. Amiiin...

Berada diantara orang-orang mungil membuatku tampak menjadi begitu besar....:(        



Selanjutnya.....

Rabu, 10 November 2010

Sahabat


Setitik kasih membuat kita sayang
Seucap janji membuat kita percaya
Sekecil luka membuat kita kecewa
tapi sebuah persahabatan
akan bermakna abadi selamanya....

Selanjutnya.....