Total Tayangan Halaman

Minggu, 24 Oktober 2010

Kuliah di Lembang

Hari Sabtu  (23 Oktober 2010) kuliah kewirausahaan diadain di Lembang, di Rumah Makan Seuhah De Lada, punya pak Dosen. Jadi kita gak hanya belajar teorinya aja, sekalian praktek ke lapangan. Hebat juga ya pak Pranata, selain ngajar, kan tugas utamanya direktur Bindiklat. Beliau kan sibuk banget, tapi masih bisa punya rumah makan yang lumayan gede, malah sekarang lagi diperluas. Jadi intinya tidak ada alasan gak punya waktu, gak ada modal, gak ada bakat untuk memulai suatu bisnis, asalkan ada niat pasti bisa. Cuman nyari niat kemana ya???

Trus ternyata untuk jadi bisnismen itu gak mudah lho, ada beberapa sifat yang harus dimiliki seperti, PD, berani menerima tantangan, kemampuan melihat peluang, berani mengambil resiko, kreatif, inovatif, dan lain-lain. Namun itu semuanya juga bisa kita latih, yang penting bukan mampu, tetapi mau.
 Nah, ini foto kita-kita lagi di depan tangga masuk Rumah Makan Seuhah De Lada. Tempatnya adem, trus nyaman buat makan en refreshing, apalagi bareng keluarga tercinta. Ada menu andalannya  yaitu sate goreng dan ayam ngumpet, yang pasti bakal mengoyang lidah saudara-saudara. Penasaran silahkan kunjungi tempatnya di Lembang (promosi tampa dibayar :D).....

Selanjutnya.....

At Paris Van Java

Hari Jumat (22 Oktober 2010) cuman satu dosen yang masuk, liatin temen kelompok 2 diskusi chapter report inovasi pendidikan bab 5 sampai 8. Materinya agen perubahan, karakteristik adopter, opinion leadership dan saluran komunikasi . Lucu  diskusi hari ini. Kelompok 2 nya jujur banget, pakai ngatain kalau kerjanya sendiri2 lagi, trus kalau mau nanya ditujuin ke siapa, kayak diskusi panel aja. Tapi lumayanlah jadi gak stress.

Siangnya juga gak ada dosen, trus kita cuman dikasi tugas ma buk Ratih buat ngerjain tugas kewirausahaan. Alhamdulillah kali ini bu Ratih  gak ngasi deadline ampe jan 24.00. Padahal biasanya.....
Trus temen2 ngajakin ke PVJ buat nonton, sebenernya males ikut, habis cape. Tapi mikir juga ntar kalau gak ikut, rugi donk, gak ada foto2. Habis sering ngiri kalau liat temen2 jalan trus upload foto deh. Ternyata bener juga ampe sana bukannya pada belanja, tapi pada sibuk foto2. Ni hasilnya. Kalau mau liat hasil yang lebih banyak liat di fb ya....
Habis jalan2, kita nonton, tapi yang pergi nonton cuman ber 7, nonton Julia Robert ketemu Ketut Lier di Bali. Seru juga filmnya. Tapi jadi bikin tanda tanya, kenapa cinta itu bisa hilang, dan cinta sejati itu kapan datangnya? Trus apa bedanya cinta sejati ama cinta palsu.Nah ini semua jadi pembahasan yang alot di FB nya bang Edo. 
Buat temen2 yang gak punya selera makan, tonton aja ni film, dijamin siap nonton pasti kelaparan, habis Julia Robertnya makan mulu sih. Kita aja pulangnya langsung makan di KFC en nyari spaghetty gara-gara terinspirasi Julia Robert makan spaghetty di Itali.
Penasaran liat aja di fb eh di film "Eat, Pray en Love"

Selanjutnya.....

Jumat, 15 Oktober 2010

Kuliah Umum Dubes RI untuk Kerajaan Thailand

Hari ini gak jadi kuliah Inovasi Pendidikan, karena pak Danny lagi ke Beijing, trus pak Cece masuk juga cuman sebentar, karena ada kuliah umum bersama pak Mohammad Hatta (Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Thailand). Temanya "Peran Diplomasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia". Kalau udh bicara tentang kualitas pendidikan, sepertinya asyik untuk didengar. Sebenarnya gimana sih kualitas pendidikan kita? Apa emang kualitas pendidikan kita jelek? Apa bedanya pendidikan kita ama negara ASEAN lainnya khususnya Thailand? Nah, berikut ini ada beberapa cuplikan kuliah dari beliau. Mari....

Sebelum kuliah umumnya dimulai, ada pembukaan yang disampaikan oleh bapak Rektor UPI. Menurut saya ada hal menarik dari ucapan beliau yaitu: "Secara individual bangsa Indonesia itu adalah orang yang tangguh, pintar dan berdaya saing, namun apabila kita liat bangsa Indonesia secara kolektif, maka hal ini masih sangat jauh." Dan juga pada 20 - 30 tahun yang lalu, Jakarta itu jauh lebih maju dibandingkan Beijing, namun kalau diliat sekarang kita seperti tertinggal 20 - 30 tahun.
Sebelum menjadi Dubes RI untuk Thailand, Bapak Mohammad Hatta adalah seorang anggota DPR RI dari Partai Golkar selama 5 periode di Komisi I yang menangani masalah politik dan luar negeri.   Jadi beliau menjadi Dubes bukan dari jalur Deplu.
Menurut beliau untuk memajukan pendidikan di Indonesia ada 5 hal yang harus diperhatikan yaitu:
  1. Hubungan pendidikan dengan pembentukan watak, atau yang kita kenal dengan character building
  2. Pendidikan dengan lapangan kerja
  3. Pendidikan dengan hasil penelitian
  4. Membangun masyarakat berpengetahuan atau knowledge society yang kita mulai dari meningkatkan basis pengetahuan masyarakat
  5. Membangun budaya inovasi, the culture of innovation yang sangat diperlukan agar negara kita benar-benar menjadi negara maju.
Namun kita menghadapi beberapa tantangan untuk melakukan ini, seperti  adanya tantangan global (isu-isu seperti food security, energy security, climate change dan global governance) dan tantangan regional (dengan pembentukan Komunitas ASEAN 2015, barang & jasa dari negara ASEAN dapat masuk tanpa hambatan dan tenaga kerja dari negara ASEAN dapat bebas masuk ke Indonesia untuk mencari kerja serta adanya kejahatan yang beragam, kejahatan narkotika, perdagangan manusia, terorisme dan lain-lain).
Masalah lainnya adalah kita kurang bisa melihat peluang yang ada. Jika kita bisa dengan cerdas, arif melihat peluang dan bisa mengikuti perkembangan IPTEK, maka kita akan menjadi bangsa yang beruntung.
Nah, ini inti dari kuliah umum yang diberikan bapak Mohammad Hatta. Yang menjadi PR kita adalah mengapa Thailand yang penduduknya hanya 65 juta orang dan hanya memiliki 100 Perguruan Tinggi dalam beberapa hal jauh menggungguli kita (seperti dalam bidang pertanian, perindustrian, bioteknologi pertanian, pariwisata, kesehatan dan sosial politik) yang berpenduduk lebih dari 200 juta orang dan memiliki lebih dari 3000 Perguruan Tinggi......

Selanjutnya.....

Rabu, 13 Oktober 2010

Fobia Hari Jumat

Udah larut malam, tapi mata belum mau diajak tidur. Masih kepikiran tugas-tugas kuliah yang harus dikumpul hari Jumat. Padahal kemarin-kemarin banyak waktu luang, cuma kebiasaan jelek suka menunda-nunda kerjaan belum juga hilang. Senengnya pake senjata "The Power of Kepepet".
Semakin mendekati hari Jumat, rasa khawatir selalu datang. Kok aku jadi fobia ma hari Jumat ya. Biasanya kalau pas hari kerja, hari Jumat malah selalu dinanti, biar cepet libur.Tapi sekarang hari Jumat jadi hari yang menakutkan sekaligus hari melelahkan, karena harus kuliah dari pagi sampe sore.
Cerita fobia jadi inget mbak Eny, mbak Eny itu fobia kalau naik angkot ama ketemu dosen (kata lilis). Selalu aja bawaanya tidur kalau pas kuliah ama naik angkot. heheh..... pis mbak. Aku malah iri lho liat orang yang bisa gampang tidur, masalahnya aku itu selalu insomnia, yang membuat aku merasa kehilangan satu nikmat hidup.

Tapi ada untungnya juga insomnia, aku jadi bisa begadang  ngerjain tugas, sampe perut ni terasa sakit. Alhamdulillah tugas MIS ku udh hampir selesai, tinggal dibaca ulang besok. Dengan bantuan mbah Google, makalah MIS ku udah jadi dalam bahasa Inggris.... Thanks ya mbah....
Kayaknya udh waktunya tidur ni, walau belum ngantuk, harus dipaksain, biar besok bisa bangun pagi, trus bisa ngerjain tugas yang lain....bye all....

Selanjutnya.....

Pasar Seni ITB

Hari Minggu, 10 Oktober 2010, kita  pergi jalan2 ke ITB melihat pasar seni. Sebenarnya males sih mau pergi, cape, cuma katanya rugi kalau gak pergi, karena acaranya 4 tahun sekali (ini kata lilis). Ibu-ibu semua ya, maklum bapak2nya pada gak mau diajak, walau udh pake rayuan pulau kelapa, tetep gak mempan, katanya palingan juga yang diliat cuma lukisan (padahal sih emang iya :D).


Banyak yang unik-unik terpajang, mulai dari setrika jadul, kompor kecil, tas-tas, lukisan2, dll yang semuanya hasil kerajinan para mahasiswa yang ada jurusan seninya se Jawa Barat. Cuman saking ramenya, jadi gak konsentrasi liat-liat. Yang ada kitanya malah asyik jepret sana sini....Maklum udah lama gak liat kamera....
Lilis, nana, dewi, eny, tri (masih gadis2 semua :D)
Ini baru sebagian aja fotonya, ntar kalau dipajang semua keliatan deh narsisnya.
Masih banyak lho foto2 yg lain, kalau mau liat  di fb aja yach....

Selanjutnya.....

Selasa, 12 Oktober 2010

Catatan Duwi TL

Catatan Duwi.TL adalah catatan tentang kegiatan sehari-hariku yang sekarang ini lagi disibukkan ama tugas kuliahan. Catatan ini kubuat terinspirasi dari catatan bunda yang dibuat oleh mbak Nunieq tentang cerita bidadarinya. Penginnya sih kayak mbak Nunieq, cuman bidadariku belum dateng, jadi ya cerita tentang aku aja dulu ya....

Namaku cukup panjang, tapi aku senengnya disingkat aja jadi Duwi TL. Tapi kalau sehari-harinya aku lebih seneng dipanggil Tri, nama tengahku.Aku lahir di Bagansiapiapi, salah satu ibukota kabupaten di Provinsi Riau. Masa kecil sampai SMA aku habiskan di sana. Barulah pas kuliah sampe sekarang aku tinggal di Pekanbaru.
Aku seorang abdi negara di instansi pusat, dengan jabatan widyaiswara alias instrukturnya guru-guru. Cukup keren sih bagi aku. Cuman akunya ampe sekarang belum pe de tuh, jadinya sekarang ngabur deh pergi kuliah. Mudah-mudahan pulang dari kuliah udah lebih pede ngadepin guru-guru....
Harapannya sih dengan adanya catatan ini, aku jadi bisa mendokumentasikan kegiatanku sehari-hari, biar gak lupa trus bisa dikenang di hari tua.Sekalian buat belajar nulis, karena dari dulu emang pengin jadi penulis (cuman kagak bisa2 :D)....
Oh ya, aku juga sebelumnya udah punya blog di http://www.duwitl.blogspot.com. Cuma udah lama aku gak nulis di sana, tapi setelah ini aku pengin aktif lagi. Blog yang di sana nanti khusus untuk memajang hasil karyaku seperti puisi ataupun pengetahun lain. Kunjungi juga ya temen-temen....
Sekian dulu ya perkenalannya, mudah2an sesudah ini jadi rajin nulis....

Selanjutnya.....